Pernah nggak sih kamu beli foundation yang kelihatannya pas banget di botol, tapi setelah dipakai hasilnya malah abu-abu atau terlalu kuning? Don’t worry, Babe — kamu nggak sendiri! Salah satu kesalahan paling umum dalam dunia makeup adalah salah pilih shade foundation. Tapi tenang, kali ini Brush Babe bakal bantu kamu menemukan cara paling mudah buat menemukan foundation yang benar-benar cocok dengan undertone dan jenis kulitmu.
Kenali Dulu Undertonemu
Kalau kamu udah baca postinganku sebelumnya tentang “Cara Menentukan Undertone Kulit”, kamu pasti tahu bahwa undertone adalah warna dasar di bawah permukaan kulit yang nggak berubah meski kamu makin cerah atau tan.
Singkatnya:
-
Cool undertone → semburat pink, merah, atau kebiruan
-
Warm undertone → kuning, keemasan, atau peachy
-
Neutral undertone → campuran cool dan warm
Kenapa penting? Karena undertone menentukan apakah shade foundation akan terlihat natural di kulitmu atau malah terlalu abu. Misalnya, orang dengan undertone warm akan tampak kusam kalau pakai foundation dengan tone terlalu pink, sementara cool undertone bisa tampak keabu-abuan kalau pakai foundation bernuansa kuning.
Sesuaikan dengan Jenis Kulitmu
Selain undertone, jenis kulit juga sangat berpengaruh terhadap hasil akhir foundation.
-
Kulit berminyak (oily): pilih foundation dengan hasil matte atau oil-control finish. Formula ini membantu mengurangi kilap berlebih di zona T.
-
Kulit kering: pilih yang hydrating atau dewy finish supaya wajah terlihat segar dan glowing alami.
-
Kulit kombinasi: bisa pilih semi-matte atau satin finish untuk hasil seimbang — nggak terlalu matte, tapi juga nggak terlalu licin.
-
Kulit sensitif: cari label non-comedogenic dan hindari formula berat yang bisa menyumbat pori-pori.
Remember, Babe — the best foundation isn’t just about shade, but also about how it feels on your skin.
Tes Warna di Area yang Tepat
Kesalahan klasik yang sering terjadi: mencoba foundation di punggung tangan! 😅
Padahal warna tangan sering lebih gelap atau lebih terang dari wajah.
👉 Tes foundation di area rahang atau leher bagian bawah.
Biarkan selama 5–10 menit untuk melihat apakah warna berubah (oxidize) setelah terkena udara. Foundation yang bagus akan tetap menyatu dan terlihat seperti “kulit kedua”, bukan topeng.
Tips tambahan: selalu tes di bawah cahaya alami — bukan cahaya toko yang sering bikin warna tampak berbeda.
Gunakan Teknik Shade Matching
Kalau kamu ragu antara dua shade, ambil keduanya dan aplikasikan berdampingan di rahang.
Shade yang “menghilang” paling cepat ke kulitmu adalah yang paling cocok!
Jangan takut untuk mix & match dua shade berbeda kalau hasilnya lebih sesuai dengan warna kulitmu yang sebenarnya. Banyak MUA profesional bahkan mencampur foundation untuk mendapatkan warna ideal.
Finishing Touch: Pilih Formula yang Kamu Suka
Setelah menemukan shade dan tipe foundation yang cocok, tinggal pilih formula yang kamu suka:
-
Liquid Foundation: mudah dibaur, cocok untuk semua jenis kulit.
-
Stick Foundation: praktis dan coverage tinggi, cocok buat traveling.
-
Cushion Foundation: ringan dan glowing, perfect buat daily look.
-
Powder Foundation: ideal buat kulit berminyak dan hasil matte alami.
🌷 Kesimpulan dari Brush Babe
Finding the perfect foundation is like finding your skincare soulmate — but once you do, it’s game over for bad base days! 💖
Jadi, kenali undertonemu, pahami jenis kulitmu, dan jangan takut bereksperimen. Makeup itu personal, dan setiap orang punya cara sendiri untuk menemukan kenyamanannya.
Karena pada akhirnya, foundation terbaik bukan yang bikin kamu terlihat beda, tapi yang bikin kamu terlihat seperti dirimu hanya lebih percaya diri dan glowing! ✨
💬 Tell me, Babe kamu lebih suka finish yang matte atau dewy?
Share di kolom komentar ya! Dan kalau kamu pengin tips lanjutan soal cara memilih shade concealer & setting powder sesuai undertone, stay tuned di Brush & Blush! 💋

0 Komentar